Tryout 1 STEM KIHAJAR (Intermediate)

Isilah formulir di berikut sebelum mengerjakan soal.

1. 
Bacalah artikel dibawah ini untuk menjawab soal nomor 1 - 3.

Pemanasan Global: Ancaman Nyata bagi Kehidupan di Bumi

Pemanasan global telah menjadi salah satu isu paling mendesak dalam beberapa dekade terakhir. Ini adalah fenomena yang terjadi ketika suhu rata-rata bumi meningkat secara bertahap, terutama akibat peningkatan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan industri. Dampak dari pemanasan global sangat luas dan menyentuh berbagai aspek kehidupan di planet ini.

Salah satu dampak paling nyata dari pemanasan global adalah kenaikan permukaan air laut. Seiring dengan meningkatnya suhu global, es di kutub dan gletser di seluruh dunia mencair pada tingkat yang mengkhawatirkan. Hal ini menyebabkan kenaikan permukaan air laut yang signifikan, mengancam wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di seluruh dunia. Banyak komunitas yang tinggal di daerah-daerah ini menghadapi risiko kehilangan tempat tinggal mereka, karena air laut yang terus naik dapat menenggelamkan wilayah mereka.

Selain itu, pemanasan global juga menyebabkan perubahan dalam pola cuaca. Fenomena cuaca ekstrem seperti badai yang lebih kuat, banjir, dan gelombang panas menjadi lebih sering terjadi. Kondisi ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga membahayakan nyawa manusia. Gelombang panas, misalnya, telah menyebabkan ribuan kematian di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara yang kurang siap menghadapi perubahan iklim.

Pertanian, yang merupakan sumber utama pangan bagi miliaran orang, juga sangat terpengaruh oleh pemanasan global. Perubahan suhu dan pola curah hujan yang tidak menentu membuat musim tanam menjadi tidak stabil. Tanaman yang biasanya tumbuh subur dalam kondisi tertentu mungkin tidak lagi bisa tumbuh dengan baik, sehingga mengancam ketahanan pangan global. Petani di banyak negara sudah mulai merasakan dampak ini, dengan hasil panen yang menurun dan peningkatan serangan hama yang lebih sulit dikendalikan.

Kesehatan manusia juga tidak luput dari dampak pemanasan global. Perubahan iklim meningkatkan penyebaran penyakit yang ditularkan oleh vektor seperti nyamuk, seperti malaria dan demam berdarah. Suhu yang lebih hangat memungkinkan nyamuk untuk berkembang biak lebih cepat dan memperluas jangkauan geografis mereka. Selain itu, kualitas udara yang buruk akibat polusi dan kebakaran hutan, yang semakin sering terjadi, memperburuk kondisi pernapasan bagi banyak orang, terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan.

Pemanasan global juga membawa ancaman serius bagi keanekaragaman hayati. Banyak spesies hewan dan tumbuhan yang tidak dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan suhu dan habitat mereka yang semakin terbatas. Sebagai akibatnya, banyak spesies menghadapi risiko kepunahan. Terumbu karang, misalnya, yang merupakan habitat penting bagi banyak spesies laut, mengalami pemutihan massal akibat suhu air yang meningkat. Kehilangan terumbu karang tidak hanya berdampak pada kehidupan laut, tetapi juga pada jutaan orang yang bergantung pada terumbu karang untuk mata pencaharian dan makanan.

Untuk mengatasi ancaman ini, komunitas global perlu mengambil tindakan segera. Pengurangan emisi gas rumah kaca melalui penggunaan energi terbarukan, penghentian deforestasi, dan perbaikan praktik industri adalah beberapa langkah penting yang harus diambil. Meskipun tantangan ini besar, upaya bersama dapat membantu memperlambat laju pemanasan global dan melindungi kehidupan di Bumi.

Apa salah satu dampak paling signifikan dari pemanasan global yang disebutkan dalam artikel?

2. 
Pemanasan global tidak mempengaruhi keanekaragaman hayati di Bumi.

3. 
Dari pernyataan berikut, pilih yang sesuai dengan isi artikel:

1. Pemanasan global menyebabkan cuaca ekstrem seperti badai dan gelombang panas menjadi lebih sering terjadi.

2.Petani di seluruh dunia tidak terpengaruh oleh perubahan iklim karena adaptasi teknologi.

3.Kesehatan manusia dapat terancam oleh penyebaran penyakit yang ditularkan oleh vektor seperti nyamuk.

4.Terumbu karang tidak terpengaruh oleh kenaikan suhu air laut.

5.Upaya global seperti pengurangan emisi gas rumah kaca penting untuk memperlambat pemanasan global.

4. 
Bacalah artikel dibawah ini untuk menjawab soal nomor 4 - 6.

Potensi dan Tantangan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Indonesia

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Dengan ribuan sungai yang mengalir di seluruh negeri, PLTA menjadi salah satu sumber energi yang paling prospektif untuk memenuhi kebutuhan energi listrik nasional yang terus meningkat.

PLTA bekerja dengan memanfaatkan aliran air yang menggerakkan turbin, yang kemudian menghasilkan listrik. Salah satu keuntungan utama dari PLTA adalah energi yang dihasilkan bersifat terbarukan dan ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Selain itu, PLTA juga memiliki biaya operasi yang relatif rendah setelah pembangunan infrastruktur selesai, sehingga dapat memberikan energi listrik yang stabil dan terjangkau dalam jangka panjang.

Di Indonesia, beberapa PLTA besar telah beroperasi, seperti PLTA Cirata di Jawa Barat dan PLTA Saguling di Jawa Barat. Kedua PLTA ini memainkan peran penting dalam memasok listrik ke wilayah-wilayah di Pulau Jawa, yang merupakan pusat ekonomi dan populasi terbesar di Indonesia. Selain itu, ada juga PLTA Koto Panjang di Sumatera Barat yang tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga berfungsi sebagai pengendali banjir dan irigasi.

Namun, pengembangan PLTA di Indonesia juga dihadapkan pada berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah tingginya biaya awal untuk pembangunan infrastruktur, seperti bendungan dan turbin. Proyek PLTA juga sering kali memerlukan waktu yang lama untuk diselesaikan, karena melibatkan proses konstruksi yang kompleks dan memerlukan izin dari berbagai pihak.

Selain itu, dampak lingkungan dan sosial dari pembangunan PLTA juga menjadi perhatian. Pembangunan bendungan besar dapat menyebabkan perubahan ekosistem sungai dan mengancam habitat flora dan fauna. Ada juga dampak sosial, seperti relokasi masyarakat yang tinggal di sekitar area proyek. Oleh karena itu, setiap proyek PLTA perlu direncanakan dan dikelola dengan hati-hati untuk meminimalkan dampak negatif dan memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Dengan potensi yang besar dan tantangan yang ada, masa depan PLTA di Indonesia bergantung pada kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Jika dikelola dengan baik, PLTA dapat menjadi pilar utama dalam mencapai ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

Apa keuntungan utama dari pembangkit listrik tenaga air yang disebutkan dalam artikel?

 

5. 
Pembangkit listrik tenaga air di Indonesia tidak menghadapi tantangan sosial atau lingkungan.

6. 
Dari pernyataan berikut, pilihlah yang sesuai dengan isi artikel:

7. 

1. Pada tahap pertama, mobil bergerak dengan kecepatan konstan 60 km/jam selama 2 jam, melintasi jalan tol yang lurus dan sepi.

2.Setelah itu, mobil memasuki daerah perbukitan, di mana pengemudi harus memperlambat laju mobil. Selama 30 menit pertama, mobil mengalami perlambatan dengan percepatan tetap sebesar 2 m/s² hingga mencapai kecepatan 20 km/jam. Setelah itu, mobil bergerak dengan kecepatan konstan.

3.Pada tahap terakhir, mobil kembali ke jalan tol yang lurus dan lancar, kemudian melaju dengan percepatan tetap 1 m/s² selama 10 menit hingga mencapai kecepatan maksimum 100 km/jam. Setelah mencapai kecepatan tersebut, mobil melanjutkan perjalanan dengan kecepatan konstan sampai tiba di Semarang.

Berdasarkan informasi di atas:

Total waktu yang dibutuhkan oleh mobil untuk menyelesaikan seluruh perjalanan dari Jakarta ke Semarang adalah . . . Menit.

8. 

9. 

Gunakan sistem pembulatan dua angka di belakang koma. tanda koma(",") diganti dengan tanda titik (".").

10. 
Bencana Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat


Pada tanggal 12 Mei 2024, hujan lebat dan aliran lahar dingin dari lereng Gunung Marapi di Sumatera Barat menyebabkan banjir bandang yang menewaskan sedikitnya 37 orang. Banjir ini menghantam beberapa desa di empat kabupaten, termasuk Agam dan Tanah Datar. Lahar dingin, campuran material vulkanik dan batu kerikil, mengalir deras di lereng gunung, menghancurkan lebih dari 100 rumah dan bangunan, serta menyebabkan akses ke kota lain terputus.

Gunung Marapi yang aktif sejak 2023, dikenal dengan letusan mendadaknya, yang sering kali sulit diprediksi. Pada tahun 2023, letusan ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi pada akhir tahun yang sama, letusan mendadak menewaskan 23 pendaki. Gunung ini merupakan salah satu dari lebih dari 120 gunung berapi aktif di Indonesia, yang berada di kawasan “Cincin Api Pasifik.”

Bagaimana peran hujan lebat dalam bencana erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada bulan Mei 2024?

11. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 11 - 13!

Stunting, atau kekerdilan, adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 30% anak-anak di Indonesia mengalami stunting. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak saat ini tetapi juga dapat memengaruhi potensi mereka di masa depan.

Penyebab utama stunting di Indonesia adalah kurangnya akses ke makanan bergizi dan pelayanan kesehatan yang memadai. Banyak keluarga di daerah terpencil mengalami kesulitan dalam mendapatkan makanan yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, praktik pemberian makanan yang tidak tepat, seperti pemberian ASI eksklusif yang tidak cukup lama dan pemilihan makanan pendamping yang kurang bergizi, turut berkontribusi terhadap masalah ini.

Untuk mengatasi stunting, pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program dan kebijakan. Program nasional seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan pemberian bantuan pangan untuk keluarga miskin bertujuan untuk meningkatkan akses ke makanan bergizi dan pelayanan kesehatan. Selain itu, kampanye edukasi tentang gizi dan kesehatan anak juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pemberian makanan yang seimbang dan perawatan kesehatan yang baik.

Dalam upaya menangani stunting, penting untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat. Peningkatan akses ke layanan kesehatan, pendidikan gizi, serta dukungan bagi keluarga miskin adalah langkah-langkah kunci yang harus diambil untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan berkembang dengan baik.

Apa penyebab utama stunting di Indonesia menurut artikel di atas?

12. 
Solusi apa yang telah diterapkan pemerintah Indonesia untuk mengatasi stunting?

13. 
Menurut artikel, apa langkah penting yang harus diambil untuk mengatasi stunting di Indonesia?

14. 

Di sebuah kota kecil, ada dua kelompok komunitas yang rutin mengadakan kegiatan bersama di sebuah taman kota. Kelompok A dan Kelompok B masing-masing mengadakan pertemuan dengan interval waktu yang berbeda. Kelompok A mengadakan pertemuan setiap 12 hari, sementara Kelompok B mengadakan pertemuan setiap 18 hari.

Suatu hari, kedua kelompok tersebut memutuskan untuk mengadakan acara besar bersama di taman kota. Mereka ingin memastikan bahwa acara besar ini dapat diadakan pada hari yang sama dengan pertemuan rutin mereka agar lebih banyak anggota yang dapat hadir.

Jika hari pertama acara besar adalah hari ke-1, pada hari ke berapa acara besar tersebut bisa diadakan lagi agar bertepatan dengan pertemuan rutin kedua kelompok?

 

15. 
Untuk memudahkan koordinasi, Kelompok A dan Kelompok B ingin tahu frekuensi hari di mana hanya salah satu dari kelompok tersebut yang mengadakan pertemuan. Hitunglah jumlah hari di antara pertemuan rutin di mana hanya salah satu kelompok yang mengadakan pertemuan.

16. 
Jika kedua kelompok ingin merencanakan acara besar berikutnya agar bisa diadakan tepat setelah kedua kelompok mengadakan pertemuan di hari ke-72, berapa hari setelah hari ke-72 mereka harus mengadakan acara besar lagi agar pertemuan rutin dapat dihadiri?

17. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 17 - 19!

Kendala Pembangunan Rel Kereta di Kalimantan

Kalimantan, 15 Agustus 2024 – Proyek ambisius pembangunan rel kereta api di Kalimantan yang diharapkan dapat menghubungkan kota-kota besar di pulau ini tengah menghadapi berbagai kendala yang berpotensi menunda penyelesaiannya. Rel kereta api ini, yang dirancang untuk mempercepat transportasi dan mengurangi biaya logistik di Kalimantan, merupakan bagian dari rencana besar untuk meningkatkan infrastruktur di kawasan tersebut. Namun, tantangan yang dihadapi sangat kompleks, melibatkan faktor alam, sosial, dan teknis.

1. Tantangan Alam

Kalimantan dikenal dengan topografinya yang beragam, mulai dari hutan lebat hingga pegunungan. Kondisi alam yang sulit ini menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan rel kereta. Pembangunan rel membutuhkan lahan yang datar dan stabil, namun di banyak daerah di Kalimantan, lahan tersebut sulit ditemukan. Selain itu, tanah gambut yang luas di beberapa wilayah menambah kerumitan proyek, karena tanah jenis ini tidak stabil dan rentan terhadap penurunan tanah (subsidence), yang bisa merusak fondasi rel.

Selain itu, curah hujan yang tinggi di Kalimantan juga menimbulkan tantangan tersendiri. Hujan deras dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor, yang tidak hanya memperlambat pekerjaan konstruksi tetapi juga mengancam infrastruktur yang sudah dibangun. Banyaknya sungai yang harus dilintasi juga mengharuskan pembangunan jembatan tambahan, yang memerlukan biaya dan waktu ekstra.

2. Tantangan Sosial

Selain kendala alam, proyek ini juga menghadapi tantangan sosial yang signifikan. Sebagian besar lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan rel berada di kawasan yang dihuni oleh masyarakat adat. Masyarakat adat ini memiliki hak ulayat yang diakui oleh pemerintah, sehingga proses pembebasan lahan menjadi sangat rumit dan memerlukan negosiasi yang panjang. Konflik terkait pembebasan lahan sering kali menghambat proyek, karena banyak dari masyarakat ini yang menolak pindah dari tanah mereka atau menuntut kompensasi yang lebih tinggi.

Selain itu, kurangnya tenaga kerja terampil di daerah tersebut juga menjadi kendala. Meskipun pemerintah telah mengirim pekerja dari luar Kalimantan, integrasi dengan penduduk lokal sering kali menimbulkan ketegangan sosial. Perbedaan budaya dan bahasa menjadi tantangan tambahan yang memerlukan pendekatan sensitif untuk diselesaikan.

3. Tantangan Teknis dan Logistik

Dari sisi teknis, pembangunan rel kereta di Kalimantan juga dihadapkan pada tantangan besar. Keterbatasan infrastruktur yang ada, seperti jalan akses menuju lokasi proyek yang masih minim, mengakibatkan sulitnya pengiriman material dan peralatan berat. Selain itu, pasokan listrik yang tidak merata di beberapa daerah pedalaman membuat operasional alat berat sering terganggu, memperlambat proses pembangunan.

Tidak hanya itu, sebagian besar material konstruksi harus didatangkan dari luar pulau, yang menambah beban logistik. Ketergantungan pada pengiriman dari Jawa dan Sulawesi menimbulkan risiko keterlambatan, terutama jika terjadi gangguan cuaca di laut atau masalah teknis pada transportasi laut. Hal ini menyebabkan biaya proyek membengkak dan waktu penyelesaian semakin lama.

Meskipun berbagai tantangan tersebut, pemerintah tetap optimis bahwa proyek ini dapat diselesaikan dengan baik. Dengan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta pendekatan yang lebih inklusif terhadap masyarakat lokal, proyek pembangunan rel kereta di Kalimantan diharapkan dapat terwujud dan memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Berdasarkan artikel di atas, apa salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pembangunan rel kereta di Kalimantan?

18. 
Mengapa pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta di Kalimantan menjadi rumit?

19. 
Mengapa keterbatasan infrastruktur di Kalimantan menjadi kendala dalam pembangunan rel kereta?

20. 
Aqila sedang membuat teh panas dengan suhu awal 90°C dalam cangkir yang berisi 200 gram air. Ia kemudian menambahkan 20 gram es batu yang bersuhu 0°C ke dalam teh panas tersebut. Anggap kalor jenis air adalah 4,2 J/g°C, dan kalor lebur es adalah 334 J/g. Setelah es mencair sepenuhnya, berapakah suhu akhir campuran teh tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *