Try Out STEM KIHAJAR SMP – Versi 2

Selamat Mengerjakan  Try Out STEM KIHAJAR SMP - Versi 2

1. 
Pak Budi bekerja di jasa pengiriman barang, sehingga Pak Budi sering menggunakan bidang miring untuk menaikkan barang-barang ke atas truk untuk dikirimkan. Suatu hari, Pak Budi harus memindahkan dua barang ke atas truk yang memiliki tinggi 1.5 meter dari permukaan tanah. Barang pertama adalah sebuah kotak berisi buku dengan massa 40 kg, dan barang kedua adalah mesin cuci dengan massa 60 kg. Bidang miring yang digunakan memiliki panjang 4 meter dan permukaannya licin.

Pak Budi mengikat barang-barang tersebut dengan tali dan menariknya ke atas bidang miring satu per satu. Ketika menarik barang pertama, Pak Budi merasa cukup mudah karena massa kotaknya lebih ringan. Namun, saat menarik mesin cuci, Pak Budi harus menggunakan lebih banyak tenaga. Ia juga memperhatikan bahwa bidang miring yang licin membuat barang-barang bergerak lebih lancar tanpa hambatan.

Ketika Pak Budi selesai memindahkan kedua barang, dia merenung dan mencoba menghitung usaha yang telah dilakukannya serta kecepatan barang saat mencapai puncak bidang miring. Ia ingat rumus dasar fisika yang pernah dipelajarinya:

W = F . s
F = m . g . s . sin(θ)
sin(θ) = h/s
v = √(2W/m)

Dengan g = 9.8 m/s² dan mengingat bahwa usaha yang dilakukan sama dengan perubahan energi kinetik, Pak Budi mulai menghitung dengan teliti.

Berdasarkan cerita di atas, pilihlah semua pernyataan yang benar:

2. 
Ani dan Budi adalah kakak beradik yang tinggal di sebuah desa. Suatu hari, mereka memutuskan untuk bermain bersama di halaman rumah. Ani membawa sebuah mobil mainan yang memiliki massa 2 kg, sementara Budi membawa sebuah bola sepak dengan massa 0.5 kg. Mereka memutuskan untuk melakukan beberapa eksperimen dengan mobil mainan dan bola tersebut.

Pertama, Ani mendorong mobil mainan di jalan yang rata dengan gaya konstan sebesar 10 N. Mobil mainan tersebut bergerak dengan percepatan yang konstan. Setelah beberapa saat, mobil mainan tersebut mencapai kecepatan 5 m/s. Ani kemudian menghentikan dorongannya dan mobil mainan terus bergerak dengan kecepatan konstan karena jalan yang dilaluinya sangat licin.

Sementara itu, Budi menendang bola sepaknya dengan gaya sebesar 20 N. Bola tersebut mengalami percepatan yang cukup besar dan bergerak sejauh 10 meter dalam waktu 2 detik sebelum akhirnya berhenti karena gesekan dengan tanah.

Di akhir hari, mereka duduk bersama dan merenungkan apa yang telah mereka lakukan. Ani dan Budi mulai berdiskusi tentang hukum Newton dan kinematika yang mereka pelajari di sekolah. Mereka mencoba menghitung gaya, percepatan, dan kecepatan yang terjadi selama mereka bermain.

Berdasarkan cerita di atas, pilihlah semua pernyataan yang benar:

3. 

Total jarak yang ditempuh Andi adalah . . . . meter.

4. 

5. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 5-8.

Kualitas Udara di Jakarta: Penyebab dan Dampaknya

Kualitas udara di Jakarta telah menjadi perhatian utama dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2023, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Jakarta seringkali berada pada level tidak sehat. Polusi udara di Jakarta terutama disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk emisi kendaraan bermotor, industri, dan pembakaran sampah.

Emisi kendaraan bermotor merupakan kontributor terbesar terhadap polusi udara di Jakarta. Kota ini memiliki lebih dari 10 juta kendaraan yang beroperasi setiap hari, menghasilkan gas buang seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), dan partikel-partikel kecil (PM2.5) yang berbahaya bagi kesehatan. Data dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menunjukkan bahwa pada hari-hari tertentu, konsentrasi PM2.5 bisa mencapai 150 mikrogram per meter kubik, jauh di atas ambang batas aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 25 mikrogram per meter kubik.

Industri juga berkontribusi signifikan terhadap polusi udara. Pabrik-pabrik di sekitar Jakarta seringkali mengeluarkan asap dan limbah udara tanpa pengolahan yang memadai. Selain itu, pembakaran sampah secara ilegal di berbagai tempat juga memperburuk kualitas udara.

Dampak dari buruknya kualitas udara ini sangat luas. Kesehatan masyarakat terganggu, dengan peningkatan kasus penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Anak-anak dan lansia adalah kelompok yang paling rentan terkena dampak negatif ini.

Pemerintah DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini, seperti memperketat regulasi emisi, mendorong penggunaan transportasi umum, dan meningkatkan ruang terbuka hijau. Meski demikian, kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat juga sangat diperlukan untuk menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat di Jakarta.

Apa yang menjadi kontributor terbesar terhadap polusi udara di Jakarta?

 

6. 
Berapakah konsentrasi PM2.5 di Jakarta yang tercatat pada hari-hari tertentu menurut Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta?

7. 
Apa dampak utama dari buruknya kualitas udara terhadap kesehatan masyarakat?

8. 
Apa saja upaya yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta untuk mengatasi polusi udara?

9. 

Gunakan pembulatan 2 angka di belakang koma. penulisan koma (",") menggunakan tanda titik (".").

10. 

Gunakan pembulatan 2 angka di belakang koma. penulisan koma (",") menggunakan tanda titik (".").

11. 

Jawab dengan bilangan bulat.

12. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 12 dan 13.

Peningkatan Penggunaan Energi Terbarukan di Indonesia

Indonesia telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan energi terbarukan selama beberapa tahun terakhir. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional hingga 23% pada tahun 2025. Saat ini, energi terbarukan yang paling banyak digunakan di Indonesia meliputi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, dan bioenergi.

Salah satu proyek besar yang sedang berjalan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Jawa Barat. Proyek ini diperkirakan akan menghasilkan 200 megawatt (MW) listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi ribuan rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan panel surya di rumah-rumah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Tenaga angin juga menjadi fokus utama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Di daerah Sulawesi Selatan, terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang mampu menghasilkan hingga 75 MW listrik. Proyek ini tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Di sisi lain, tenaga air tetap menjadi salah satu sumber energi terbarukan utama di Indonesia. Bendungan besar dan kecil dibangun di berbagai daerah untuk memanfaatkan aliran sungai dan air terjun. Salah satu proyek terbesar adalah Bendungan Jatigede di Jawa Barat, yang memiliki kapasitas untuk menghasilkan hingga 110 MW listrik.

Bioenergi, yang berasal dari bahan-bahan organik seperti limbah pertanian dan kehutanan, juga menjadi bagian penting dari strategi energi terbarukan di Indonesia. Proyek-proyek bioenergi ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan energi yang bersih dan berkelanjutan.

Meskipun ada banyak kemajuan, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan terbesar adalah masalah pendanaan. Proyek energi terbarukan sering kali memerlukan investasi awal yang besar. Selain itu, infrastruktur untuk mendukung energi terbarukan masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah Indonesia terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan komunitas internasional, untuk mencapai target energi terbarukan. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemimpin dalam penggunaan energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan artikel, sebutkan dua jenis energi terbarukan yang sedang dikembangkan di Indonesia dan salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengembangan energi terbarukan.

13. 

14. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 14 dan 17.

Tantangan Gizi Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu daerah di Indonesia yang menghadapi tantangan besar dalam masalah gizi masyarakat. Meskipun pemerintah dan berbagai lembaga telah berupaya keras untuk meningkatkan kondisi gizi di wilayah ini, banyak tantangan yang masih harus diatasi.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Kesehatan pada tahun 2023, sekitar 35% anak-anak di NTT mengalami stunting, yaitu kondisi di mana tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya akibat kekurangan gizi kronis. Faktor utama penyebab stunting di NTT meliputi pola makan yang tidak seimbang, rendahnya konsumsi protein, serta akses terbatas ke layanan kesehatan dan pendidikan gizi.

Masyarakat di NTT umumnya mengandalkan pola makan berbasis tanaman seperti jagung, singkong, dan ketela. Meskipun makanan ini menyediakan karbohidrat yang cukup, mereka kekurangan protein dan mikronutrien penting seperti vitamin dan mineral. Sebagian besar penduduk juga bergantung pada hasil pertanian lokal yang sering kali tidak mencukupi kebutuhan gizi yang bervariasi.

Selain itu, masalah ekonomi juga berkontribusi pada rendahnya status gizi di NTT. Banyak keluarga di daerah ini hidup di bawah garis kemiskinan dan kesulitan dalam membeli makanan bergizi yang lebih mahal. Akses yang terbatas ke pasar dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya diet yang seimbang membuat situasi semakin sulit.

Untuk mengatasi masalah ini, berbagai program bantuan gizi telah diluncurkan, termasuk pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi untuk ibu hamil dan anak-anak. Program pemerintah juga berusaha meningkatkan akses ke pelayanan kesehatan dan mendukung program pertanian yang berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan pangan yang bergizi.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi beberapa kemajuan, seperti penurunan angka prevalensi stunting dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya gizi. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan semua warga NTT mendapatkan akses yang memadai terhadap makanan bergizi dan pelayanan kesehatan yang diperlukan.

Peningkatan kolaborasi antara pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi tantangan gizi di NTT. Upaya yang berkelanjutan dan komprehensif akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat di provinsi ini dan mengurangi prevalensi masalah gizi di masa depan.

Apa persentase anak-anak di NTT yang mengalami stunting menurut data tahun 2023?

15. 
Apa faktor utama penyebab stunting di NTT?

16. 
Makanan apa yang umumnya dikonsumsi oleh masyarakat di NTT dan mengapa ini menjadi masalah?

17. 
Program apa yang telah diluncurkan untuk mengatasi masalah gizi di NTT?

18. 
Bacalah artikel berikut untuk menjawab soal nomor 18 dan 20.

Pemanasan Global Tahun 2024: Tantangan dan Solusi

Pada tahun 2024, pemanasan global menjadi salah satu isu lingkungan yang paling mendesak. Suhu rata-rata global telah meningkat sebesar 1,2 derajat Celsius dibandingkan dengan era pra-industri, yang menyebabkan berbagai dampak negatif di seluruh dunia. Peningkatan suhu ini dipicu oleh akumulasi gas rumah kaca di atmosfer, seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), yang sebagian besar berasal dari aktivitas manusia, termasuk pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi.

Salah satu dampak utama dari pemanasan global adalah mencairnya es di kutub. Di Antartika dan Arktik, volume es laut telah berkurang drastis selama dekade terakhir. Menurut laporan terbaru dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), es laut di Arktik telah menyusut sekitar 13% per dekade sejak 1980. Pencairan es ini berkontribusi pada kenaikan permukaan laut yang mengancam pantai-pantai di seluruh dunia, berpotensi menyebabkan banjir yang meluas dan merusak habitat pesisir.

Selain itu, pemanasan global juga memperburuk kondisi cuaca ekstrem. Gelombang panas, kekeringan, dan badai tropis yang lebih kuat semakin sering terjadi. Di beberapa negara, kekeringan berkepanjangan telah mengakibatkan krisis air dan menurunnya hasil pertanian, yang berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Para ilmuwan dan pembuat kebijakan sedang berusaha mencari solusi untuk mengatasi pemanasan global. Salah satu strategi utama adalah pengurangan emisi gas rumah kaca. Negara-negara di seluruh dunia telah setuju untuk mengurangi emisi melalui kesepakatan internasional seperti Perjanjian Paris. Namun, implementasi solusi ini seringkali menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan teknologi, biaya tinggi, dan kepentingan politik yang berbeda.

Di sisi lain, adopsi energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, semakin meningkat sebagai alternatif untuk bahan bakar fosil. Banyak negara juga berinvestasi dalam teknologi untuk menangkap dan menyimpan karbon (carbon capture and storage/CCS) sebagai cara untuk mengurangi konsentrasi CO2 di atmosfer. Selain itu, upaya konservasi dan reboisasi penting untuk menyerap CO2 dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Dengan berbagai tantangan yang ada, penanganan pemanasan global memerlukan kerjasama global dan upaya bersama dari semua sektor masyarakat. Hanya dengan tindakan yang terkoordinasi dan komprehensif, kita dapat mengurangi dampak pemanasan global dan memastikan masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Apa penyebab utama dari pemanasan global yang terjadi pada tahun 2024?

19. 
Menurut laporan IPCC, berapa persen penurunan es laut di Arktik per dekade sejak 1980?

20. 
Apa salah satu strategi utama untuk mengatasi pemanasan global yang disebutkan dalam artikel?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *